facebook google twitter tumblr instagram linkedin
Powered by Blogger.

Social

More Links

  • Home
  • Travel
  • Life Style
    • Category
    • Category
    • Category
  • About
  • Contact
  • Download

Rausah Bayar

Kerja sama merupakan hal elementer (mendasar) dalam membangun jaringan.Dengan bekerja sama,anda dapat mengetahui sejauh mana kapasitas dan produktivitas yang di hasilkan.Selain itu,bekerja sama juga bermanfaat dapat mengetahui kadar penerimaan orang lain kepada anda serta hasil produksi.Hanya saja,tidak mudah untuk menjalin kerja sama dengan partner kerja apabila terdapat kekeliruan atau masalah.Berkaitan dengan itu,anda perlu memiliki kecerdasan dalam memilih momentum (waktu yang tepat) dalam melakukan kerja sama dengan siapa pun termasuk partner kerja.

Apabila hendak meningkatkan kinerja dan prodiktivitas dalam bekerja,anda patut mengembangkan kecerdasan dalam bekerja sama,baik terhadap rekan satu kantor maupun mitra bisnis yang lain.Partner dala bisnis atau pekerjaan sama halnya diri sendiri.Sang patner tidak ubahnya cermin dalam menjaga gerak dan dinamika kerja anda. Hal mendasar dalam membangun dan memperluas jaringan (networking) melalui kerja sama ialah memilih partner yang baik dan sesuai dengan karakter diri anda.

Membangun kerja sama dengan partner kerja merupakan wujud dari personal relationship.Tidak dapat di pungkiri bahwa anda tidak dapat diri sendiri sebagai individu dalam melakukan apa pun,termasuk urusan pekerjaan atau bisnis.Oleh sebab itu,kekompakan tim menjadi hal elementer dalam menjalankan setiap pekerjaan secara bersama-sama.

Setiap pengusaha akan selalu merekrut orang-orang hebat untuk bergabung di dalam tim perusahaannya.dalam hal ini,tim tersebut biasanya diisi oleh orang-orang yang kualifikasi dan kemampuan di bidangnya tidak terbantahkan.Anda yang hendak menjadi orang nomor satu sepatutnya mencontoh cara membangun relasi atau (networking) dengan menitikberatkan pada hubungan atau kerja sama yang baik.

Kerja sama yang baik dapat menjadi investasi anda dalam membangun professional network.Hal ini penting untuk mengembangkan starup yang menjadi fokus karier anda.Secara sederhana,jika berkeinginan mempercepat perkembangan karier serta menjadi orang nomor satu di lingkungan pekerjaan,anda harus membangun kerja sama dengan dukungan orang lain yang memiliki kapasitas atau kemampuan lebih.Hal ini disebabkan hubungan dengan orang lain sangat penting untuk menunjang karier anda.

Kerja sama secara cerdas dalam membangun networking merupakan langkah strategi untuk melesatkan karier anda.Hal ini sebagaimana makna harfiah kata company yang berasal dari bahasa latin cum (mematahkan roti) dan pane (bersama-sama).Jadi,kata tersebut dapat diartikan mematahkan roti bersama-sama.Profesional network dalam memelihara dan membangun jaringan kerja dapat anda mulai dengan menempatkan diri di posisi yang tepat.Selain itu,anda harus memilih partner yang cara kerjanya sesuai dengan anda.Cara telah banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan serta bidang pekerjaan strategis lainnya,misalnya di dalam korps intelejen.

Tidak mudah untuk mengelola kecerdasan dalam memilih relasi atau partner kerja.Sebab,acap kali di dalam perusahaan,partner kerja sudah disediakan sebelum anda memutusjan untuk bekerja.Tidak jarang partner kerja merupakan  orang baru dengan kapasitas dan kemampuan sama sekali berbeda dengan anda.Apabila hal ini terjadi,Anda tidak boleh serta-merta menolak karena menyangkut profesionalitas.Hal yang justru perlu anda lakukan ialah menyesuaikan ritme kerja dengan prtner.Jika tidak demikian maka bisa juga sebaliknya,yaitu partner harus menyesuaikan dengan kerja cepat anda.Sebaiknya bila kita kerja sama yang anda bangun tidak melibatkan partner kerja yang tersedia,hal ini menjadi kesempatan emas untuk dimamfaatkan.Anda memiliki kekuasaan di dalam memilih orang-orang terbaik di lingkungan kerja untuk diajak bekerja sama dalam satu tujuan pasti.Sebelum melangkah ke arah sana,anda perlu memperhatiakn  beberapa hal,di antaranya menentukan tujuan kerja sama,membuat pesan positif sebelum bekerja sama,memfokuskan presentasi pada kualitas materi,menunjukan  antusiasme,menghargai pendapat,serta tidak ragu membuka diri apabila ada pertanyaan atau keritik dari sebuah konklusi.


Kerja sama merupakan hal elementer (mendasar) dalam membangun jaringan.Dengan bekerja sama,anda dapat mengetahui sejauh mana kapasitas dan produktivitas yang di hasilkan.Selain itu,bekerja sama juga bermanfaat dapat mengetahui kadar penerimaan orang lain kepada anda serta hasil produksi.Hanya saja,tidak mudah untuk menjalin kerja sama dengan partner kerja apabila terdapat kekeliruan atau masalah.Berkaitan dengan itu,anda perlu memiliki kecerdasan dalam memilih momentum (waktu yang tepat) dalam melakukan kerja sama dengan siapa pun termasuk partner kerja.

Apabila hendak meningkatkan kinerja dan prodiktivitas dalam bekerja,anda patut mengembangkan kecerdasan dalam bekerja sama,baik terhadap rekan satu kantor maupun mitra bisnis yang lain.Partner dala bisnis atau pekerjaan sama halnya diri sendiri.Sang patner tidak ubahnya cermin dalam menjaga gerak dan dinamika kerja anda.Hal mendasar dalam membangun dan memperluas jaringan (networking) melalui kerja sama ialah memilih partner yang baik dan sesuai dengan karakter diri anda.

Membangun kerja sama dengan partner kerja merupakan wujud dari personal relationship.Tidak dapat di pungkiri bahwa anda tidak dapat diri sendiri sebagai individu dalam melakukan apa pun,termasuk urusan pekerjaan atau bisnis.Oleh sebab itu,kekompakan tim menjadi hal elementer dalam menjalankan setiap pekerjaan secara bersama-sama.

Setiap pengusaha akan selalu merekrut orang-orang hebat untuk bergabung di dalam tim perusahaannya.dalam hal ini,tim tersebut biasanya diisi oleh orang-orang yang kualifikasi dan kemampuan di bidangnya tidak terbantahkan.Anda yang hendak menjadi orang nomor satu sepatutnya mencontoh cara membangun relasi atau (networking) dengan menitikberatkan pada hubungan atau kerja sama yang baik.

Kerja sama yang baik dapat menjadi investasi anda dalam membangun professional network.Hal ini penting untuk mengembangkan starup yang menjadi fokus karier anda.Secara sederhana,jika berkeinginan mempercepat perkembangan karier serta menjadi orang nomor satu di lingkungan pekerjaan,anda harus membangun kerja sama dengan dukungan orang lain yang memiliki kapasitas atau kemampuan lebih.Hal ini disebabkan hubungan dengan orang lain sangat penting untuk menunjang karier anda.

Kerja sama secara cerdas dalam membangun networking merupakan langkah strategi untuk melesatkan karier anda.Hal ini sebagaimana makna harfiah kata company yang berasal dari bahasa latin cum (mematahkan roti) dan pane (bersama-sama).Jadi,kata tersebut dapat diartikan mematahkan roti bersama-sama.Profesional network dalam memelihara dan membangun jaringan kerja dapat anda mulai dengan menempatkan diri di posisi yang tepat.Selain itu,anda harus memilih partner yang cara kerjanya sesuai dengan anda.Cara telah banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan serta bidang pekerjaan strategis lainnya,misalnya di dalam korps intelejen.

Tidak mudah untuk mengelola kecerdasan dalam memilih relasi atau partner kerja.Sebab,acap kali di dalam perusahaan,partner kerja sudah disediakan sebelum anda memutusjan untuk bekerja. Tidak jarang partner kerja merupakan  orang baru dengan kapasitas dan kemampuan sama sekali berbeda dengan anda. Apabila hal ini terjadi,Anda tidak boleh serta-merta menolak karena menyangkut profesionalitas.

Hal yang justru perlu anda lakukan ialah menyesuaikan ritme kerja dengan partner. Jika tidak demikian maka bisa juga sebaliknya,yaitu partner harus menyesuaikan dengan kerja cepat anda. Sebaiknya bila kita kerja sama yang anda bangun tidak melibatkan partner kerja yang tersedia,hal ini menjadi kesempatan emas untuk dimamfaatkan. Anda memiliki kekuasaan di dalam memilih orang-orang terbaik di lingkungan kerja untuk diajak bekerja sama dalam satu tujuan pasti. Sebelum melangkah ke arah sana,anda perlu memperhatiakn  beberapa hal,di antaranya menentukan tujuan kerja sama,membuat pesan positif sebelum bekerja sama,memfokuskan presentasi pada kualitas materi,menunjukan  antusiasme,menghargai pendapat,serta tidak ragu membuka diri apabila ada pertanyaan atau kritik dari sebuah konklusi. Baca : CITRA POSITIF DAN MENJADI DIRI SENDIRI
2:18 AM No comments
Mengajukan permintaannaik gaji pada perusahaan menjadi hal yang tabu bagi sebagian besar orang. Tak sedikit orang yang ingin naik gaji dan yakin dirinya layak mendapatkan pendapatan lebih. Namun semakin besar keinginannya, semakin besar pula ketakutan untuk mengajukannya.

Seperti dilansir dari Business Insider, Selasa (30/7/2013), kebanyakan orang merasa khawatir permintaan naik gajinya ditolak perusahaan. Namun tidak menanyakannya juga akan membuat Anda merasa gelisah. Setelah itu Anda akan merasakan kebingungan besar tanpa bertindak apapun.

CEO dua perusahaan MoneyBuddy dan GimmeQuotes, Luke Howes mengungkapkan bahwa mengajukan permintaan gaji merupakan hal yang wajar jika Anda memang dalam kondisi layak mendapatkannya.

Untuk memastikan hal tersebut, berikut lima cara yang perlu Anda lakukan agar cepat naik gaji:

1. Buat perusahaan merasa Anda berperan penting di kantor

Kerjakan sebanyak-banyaknya pekerjaan di kantor sesuai dengan kemampuan Anda. Semakin Anda loyal terhadap perusahaan makan semakin berharga kualitas Anda di mata perusahaan. Jika Anda terus melakukannya, maka Anda juga bisa bekerja lebih efisien dan banyak belajar dari teman di kantor.

Jika Anda tak yakin bos Anda menyadari seberapa pentingnya Anda, cobalah untuk tak masuk dalam sehari atau beberapa hari. Teman Anda di kantor akan mulai mengeluhkan berbagai pekerjaan Anda yang harus ditanggungnya.

Dengan begitu, akan terjadi sedikit gangguan kerja di kantor. Saat itu bos Anda akan menyadari betapa pentingnya peran Anda di kantor. Dirinya akan mulai memikirkan jabatan lain bagi Anda dan kapan Anda bisa naik gaji.

2. Selalu menjadi yang terbaik

Jika bos Anda menetapkan beberapa target, pastikan Anda adalah yang terbaik saat mencapainya. Selain itu, pastikan Anda memenuhi seluruh ekspektasi perusahaan.

Berikanlah hasil kerja yang mengesankan sesuai dengan kemampuan Anda. Mencapai target lebih dari yang ditentukan tentu saja akan membuat bos lebih menghargai Anda.

Namun bahkan jika Anda telah bekerja dengan sangat baik, ketika hasilnya tak sesuai dengan harapan, hal ini malah akan berbalik merugikan diri sendiri. Maka pastikan bos Anda mengetahui setiap kali Anda mencapai target yang ditentukannya.

3. Banyak berpartisipasi dalam kegiatan kantor

Kapanpun Anda peluang seperti seminar perusahaan atau rapat di malam hari, pastikan Anda bergabung di dalamnya. Tak hanya untuk menunjukkan bahwa Anda aktif berpartisipasi, Anda juga bisa memperoleh kemampuan ekstra dan dapat membangun hubungan baik dengan teman di kantor.

Anda juga bisa meningkatkan kinerja Anda dengan belajar otodidak seperti membaca buku yang berkaitan dengan industri kantor Anda.

Semakin banyak pengetahuan yang Anda miliki maka perusahaan akan melihat Anda lebih bernilai. Pada kondisi itu, perusahaan tak akan segan-segan untuk menaikkan gaji Anda.

4. Pelajari nilai kualitas kerja Anda dan kemampuan finansial perusahaan

Saat bekerja, ada baiknya Anda mengkaji profil finansial perusahaan untuk mengetahui berapa jumlah gaji yang seharusnya dibayarkan untuk posisi Anda sekarang.

Banyak hal yang bisa dilakukan seperti mempelajari laporan keuangan tahunan perusahaan atau bertanya pada teman sekantor.

Jika perusahaan tempat Anda bekerja adalah perusahaan milik negara maka banyak informasi yang bisa Anda peroleh. Hal ini akan membuat Anda tahu kapan bisa nail gaji. Namun jika perusahaan sedang mengalami masalah keuangan, tentu saja itu bukan saat yang tepat untuk mengajukan naik gaji.

5. Menjadi karyawan yang tangguh

Mengancam untuk keluar jika permintaan naik gaji tak dipenuhi merupakan strategi yang berisiko dan butuh kepercayaan tinggi untuk melakukannya. Cara ini bisa menjadi cara yang ampuh untuk naik gaji tapi juga bisa jadi cara ampuh untuk membuat Anda dipecat.

Tapi tak ada salahnya dicoba, Anda bisa mengatakan bahwa di luar sana sudah ada tawaran lain yang menanti Anda. Sebelum Anda mencoba strategi ini, pastikan Anda memang siap untuk pindah kerja jika memang permintaan Anda ditolak.

Secara umum, pastikan terlebih dahulu bahwa diri Anda memang layak untuk naik gaji. Jika perusahaan mengetahui betapa berharganya Anda untuk perusahaan, tentu mereka tak akan segan-segan membayar mahal. BACA :  BEKERJA SAMA DENGAN PARTNER
2:01 AM No comments
Saat harus resigndari perusahaan tempat kita bekerja bukanlah pilihan yang mudah. Terutama untuk karyawan yang sudah bertahan selama bertahun-tahun di perusahaan tersebut.

Namun ada kalanya Anda harus resign demi masa depan yang lebih baik. Anda pasti punya cita-cita untuk jadi sukses, bukan? Kadang, peluang karier yang lebih baik hanya bisa didapatkan dengan mengundurkan diri dari perusahaan lama, dan mencari yang baru.

Seperti dikutip dari DuitPintar.com, kenali dulu delapan tanda Anda harus resign secepatnya dari tempat Anda bekerja sekarang.

1. Masa depan perusahaan makin suram

Waspada bila pemasukan perusahaan menurun drastis hingga mencapai 70 persen selama lebih dari tiga bulan. Dewan direksi pun setiap tahun selalu mengalami pergantian, tapi tak ada yang punya solusi jitu untuk perusahaan.

Tidak ada inovasi juga yang bisa dilakukan oleh para petinggi perusahaan. Sebagian besar manajer dan group head mulai resign satu persatu.

Kalau ini terjadi di perusahaan tempat Anda bekerja, maka ini adalah sinyal bagi Anda untuk segera mencari “sekoci penyelamat” alias tempat kerja baru.

Ketika menjumpai fenomena ini, segera cari blowongan pekerjaan. Jangan menunda-nunda, karena peringatan PHK dapat muncul kapan saja.

2. Tidak ada jenjang karier yang baik

Kinerja Anda sangat bagus. Anda juga merupakan seseorang yang selalu bisa mencapai target dalam semua program kerja. Tapi hadiah yang Anda terima hanyalah piagam penghargaan setiap tahun sebagai “Employee of the Year”, bukan kenaikan jabatan.

Jika Anda mengalami hal ini, untuk apa menetap lama di perusahaan tersebut? Terutama bagi Anda yang masih muda alias berusia 20 tahunan. Saatnya mencari tantangan baru di perusahaan baru.

3.Sering tidak dipercaya mengemban tanggung jawab

Anda punya potensi yang mumpuni dalam menyelesaikan tugas, tapi karena “politik kantor”, Anda justru tidak dilibatkan dalam proyek-proyek penting yang sedang berjalan. Itu tandanya, budaya di tempat Anda bekerja tidak sehat.

Tak jarang orang mengalami fenomena diskriminasi seperti ini. Diskriminasi pekerjaan bisa saja disebabkan karena masalah sosial, seperti agama, ras, faktor pendidikan, dan bahkan masalah sederhana seperti faktor suka atau tidak suka si atasan terhadap karyawan.

4. Anda lebih kompeten dari sang bos

Sang bos sangat tergantung kepada Anda, dan tak jarang mereka memberi kebebasan dan fleksibilitas karena Anda memang lebih paham semua hal dibanding dia.

Kenapa harus resign secepatnya jika Anda berada di posisi ini? Coba tanya diri Anda sendiri, kenapa yang jadi bos dia, dan bukan Anda yang jauh lebih kompeten? Jelas rugi kalau harus kerja untuk atasan yang kapasitasnya masih di bawah kita.

5. Dipimpin oleh atasan yang tidak baik

Faktor atasan juga menjadi penentu apakah Anda pantas bertahan lama di perusahaan ini atau tidak. Karena di dunia kerja, yang Anda cari adalah “bos yang baik”. Seberat apa pun pekerjaan, pasti bisa Anda lalui jika sang bos mampu memotivasi.

Bila sang bos memiliki tingkat kepemimpinan yang buruk, dan mementingkan diri sendiri, ini akan menjadi tanda bahwa Anda harus resign secepatnya.

6. Tidak ada tantangan lagi di tempat Anda bekerja

Anda mungkin sangat mencintai perusahaan tempat Anda bekerja. Benefit serta bonus juga sudah Anda rasakan.

Apa pun tugas yang diberikan, Anda bisa selesaikan dengan cepat. Akibatnya, Anda jadi terlalu santai, karena pekerjaan sekarang sudah tidak menantang lagi.

Ajaklah atasan Anda untuk bicara dan mempertimbangkan promosi jabatan untuk agar Anda bisa mengemban tanggung jawab yang lebih besar dengan gaji yang sesuai. Namun jika hal tersebut sepertinya mustahil, segeralah cari pekerjaan baru dan resign agar kemampuan Anda tetap terasah dan terus berkembang.

7. Kebutuhan hidup bertambah tapi gaji stagnan

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan tentu bertambah dan seharusnya hal itu juga diikuti dengan gaji yang naik. Gaji yang stagnan tentu tidak akan bisa membantu Anda untuk menabung dengan jumlah yang lebih banyak.

Ujung-ujungnya, Anda harus berhemat mengurangi pengeluaran. Kalau yang dikurangi adalah pengeluaran yang bersifat konsumtif mungkin tidak masalah. Tapi kalau menyangkut uang makan, bayar listrik, dan lainnya? Itu namanya tidak realistis.

Anda harus resign demi mendapat penghasilan yang lebih baik. Mau sampai kapan menerima gaji pas-pasan?

8. Mengganggu kehidupan Anda

Kerja keras boleh, tapi jangan lantas hal itu mengganggu kehidupan pribadi Anda. Jangan sampai karena urusan kerja, Anda jadi kurang liburan, bersosialisasi dengan teman, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Lebih baik resign dan cari perusahaan baru, sehingga Anda bisa mengemban beban pekerjaan yang wajar.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, meski Anda harus resign secepatnya, bukan berarti ini boleh dilakukan sebelum pekerjaan baru sudah di tangan. Saat ini, tak sedikit perusahaan yang mengurangi pegawai demi efisiensi. Artinya, tidak mudah bagi Anda untuk mendapatkan pekerjaan baru.

Melamar kerja saat berstatus “menganggur” jelas tidak tenang, apalagi jika tabungan terbatas. Jadi, pastikan Anda sudah mendapat pekerjaan di tempat yang baru sebelum mengajukan surat resign.BACA :  CARA NAIK GAJI DENGAN BEKAL KEYAKINAN
1:55 AM No comments
Kalo cowok ganteng pendiam cewek2 bilang: woow, cool banget… kalo cowok jelek pendiam cewek2 bilang: ih kuper… kalo cowok ganteng jomblo cewek2 bilang: pasti dia perfeksionis kalo cowok jelek jomblo cewek2 bilang: udah jelas…kagak laku… kalo cowok ganteng berbuat jahat cewek2 bilang: nobody’s perfect kalo cowok jelek berbuat jahat cewek2 bilang: pantes…tampangnya kriminal kalo cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman cewek2 bilang: wuih jantan…kayak di filem2 kalo cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman cewek2 bilang: pasti premannya temennya dia… kalo cowok ganteng dapet cewek cantik cewek2 bilang: klop…serasi banget… kalo cowok jelek dapet cewek cantik cewek2 bilang: pasti main dukun… kalo cowok ganteng ngaku indo cewek2 bilang: emang mirip-mirip bule sih… kalo cowok jelek ngaku indo cewek2 bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot… kalo cowok ganteng penyayang binatang cewek2 bilang: perasaannya halus…penuh cinta kasih kalo cowok jelek penyayang binatang cewek2 bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi… kalo cowok ganteng bawa BMW cewek2 bilang: matching…keren luar dalem kalo cowok jelek bawa BMW cewek2 bilang: mas majikannya mana?… kalo cowok ganteng males difoto cewek2 bilang: pasti takut fotonya kesebar-sebar kalo cowok jelek males difoto cewek2 bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya? ..BACA : DELAPAN TANDA TANDA ANDA HARUS RESGN
11:24 AM No comments
Jepang terkenal dengan kerja kerasnya dan kerja lemburnya. Semua orang tau itu. Tapi tak banyak yang tahu kalau budaya kerja Jepang itu “Ndeso”. “Ndeso” berarti “kampungan” seperti yang kita tahu, tapi bukan itu yang saya maksud. Dalam budaya kerja Jepang, “Ndeso” berarti berpikir seperti penduduk desa. Seorang pekerja Jepang akan merasa kantornya seperti desa, penduduknya saling gotong royong membangun lingkungannya. Ini adalah sebuah pemikiran ala Jepang, budaya kerja unik yang hanya ada di negeri sakura ini. Pemikiran “Ndeso” ini dikenal dengan istilah “Village Relationship” atau muranogurupu (「ムラ」のグループ), yang jadi basis Jepang berpikir secara kelompok.
1. Society built on “place” relationship
Ada seorang anak baru di kantor, anggap saja namanya Budi. Sebelum bergabung, Budi sempat kerja di perusahaan Indonesia. Ia orang yang super dan hebat, pemikir ulung dan kreatif, kariernya menanjak cepat sekali. Ia merasa seperti star employee saking hebatnya, semua orang mengenalnya di tempatnya yang lama. Tapi ia memutuskan berhenti dan pindah ke perusahaan Jepang. Ia kaget bukan main, kehebatannya tak dihargai oleh rekan-rekan kerjanya. Ya, inilah budaya kerja Jepang. Tak ada istilah star employee atau bintang karyawan atau apapun namanya, karena mereka satu kesatuan dalam kelompok, bergerak bersama-sama. Tak ada keputusan individual, adanya keputusan kelompok. Tak ada tanggung jawab individual, adanya tanggung jawab kelompok. Tak ada ide individual, adanya ide kelompok. Tak ada orang yang mengenal nama Budi, kenalnya nama kelompoknya, sehebat apapun ia.
2. Once workers enter company, the company becomes the “place” for their careers
Sebagian besar orang Jepang punya prinsip “life time employment”. Satu perusahaan seumur hidup. Tempat bekerja akan menjadi rumahnya atau desa tempat tinggalnya yang tak terpisahkan. Beda dengan orang Indonesia yang menganggap kantor sebagai “tempat bekerja”, orang Jepang menganggap kantor sebagai “tempat tinggal”nya. Terkadang kantor pun menjadi tempat tidurnya saat ada kerjaan yang tak bisa ditinggal sampai larut malam.
Memecat seorang pekerja di Jepang termasuk taboo dan jarang sekali dilakukan meskipun performa si pekerja jelek sekali. Bahkan ada karyawan sudah bolos kerja 6 bulan pun masih dipertahankan. Terkadang pekerja yang membolos itu memang sedang stres berat dan mungkin jadi alergi masuk kantor. Ya mau bagaimana lagi. Memecat pekerja hanya dilakukan saat kondisi keuangan perusahaan sudah tak memungkinkan lagi. Inipun bukan dengan jalan memecat, melainkan dengan memohon pekerja-pekerjanya untuk mengundurkan diri secara sukarela. Sungguh unik!
3. Workers give priority to stability and cooperation
Di sini semua orang saling bantu. Ini yang membuat orang-orang bekerja sampai larut malam. Bukan karena kerjaannya yang tak beres, melainkan karena bantu-bantu kerjaan rekan-rekannya sampai beres! Tanggung jawab suatu kerjaan dibagi rata di kelompok. Orang hebat dapat tanggung jawab lebih besar daripada orang biasa, dan orang lemah hanya dapat tanggung jawab sedikit. Tapi lagi-lagi, hasil akhir kerjaan tetaplah kelompok, bukanlah individu orang hebat tersebut.
4. Large differences in evaluation and treatment can affect cooperation and moral
Kata kunci di budaya kerja Jepang adalah kelompok. Supaya kelompok ini stabil dan tak ada iri dengki atau konflik internal, semua pekerja dianggap dan dilihat sama rata. Orang hebat kehebatannya diredam. Orang lemah kelemahannya didongkrak. Hasilnya semua performa pekerja seperti grafik garis lurus, tak ada puncak dan tak ada lembah. Semua merasa satu, tak ada yang sok pamer keahlian dan tak ada yang minder karena kurang kemampuan, bagaikan suatu desa dikelilingi sawah yang penduduknya hidup rukun, aman, dan tentram. BACA : PENILAIAN CEWEK TERHADAP COWOK GANTENG
Latihan Merayap Tambang - Filosofi TNI "Manajemen Keseimbangan" BRAVO PDAM TK
2:54 PM No comments
Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli
Mary Parker F.
"Pengertian manajemen adalah sebagai suatu seni, tiap tiap pekerjaan bisa diselesaikan dengan orang lain."
George R. Terry
"Definisi Manajemen merupakan ilmu sekaligus seni, manajemen adalah wadah didalam ilmu pengetahuan, sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya."
Koontz
"Manajemen adalah suatu seni yang produktif yang didasarkan pada suatu pemahaman ilmu."
Koontz menambahkan, ilmu dan seni tidaklah bertentangan, namun masing masing saling melengkapi.
Stoner
"Ilmu Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usaha dari anggota organisasi dan juga menggunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan."
Wilson
"Manajemen adalah sebagai sebuah rangkaian tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai sasaran organisasi. Proses merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dijalankan dengan sistematis."

 Oey Liang Lee
"Arti Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan serta pengendalian (pengawasan) dari sumber daya perusahaan dalam upaya mencapai tujuan yang diinginkan."
Lawrance A Appley
"Manajemen adalah sebuah seni dalam mencapai tujuan yang diinginkan yang dilakukan dengan usaha orang yang lain."
Masih kurang? masih banyak ahli atau pakar yang lain, dengan susunan kata kata yang berbeda, namun benang merahnya masih tetap sama.
Manajemen adalah ilmu serta seni dalam menjalankan aktivitas suatu organisasi.
Aktivitas tersebut bisa berupa pengorganisasian yang meliputi : Perencanaan - Penyusunan - Pengusahaan - dan Pengawasan dengan mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki oleh organisasi supaya tujuannya terealisasi.
Contoh kalau dalam sebuah perusahaan, tujuannya adalah LABA, dan pada organisasi pemerintahan tujuannya adalah pemaksimalan layanan publik dll.
Proses Fungsi Manajemen
Umumnya, ada beberapa proses dan fungsi yang biasa diimplementasikan dalam kegiatan manajemen
1. Perencanaan
Perencanaan adalah sebuah proses mendifinisikan tujuan dari organisasi, menyusun strategi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan tersebut dan merancang aktivitas kerja organisasi tersebut.
Perencanaan bisa diartikan upaya dalam mengantisipasi adanya kecenderungan di masa mendatang dan penentuan sebuah strategi yang tepat agar bisa merealisasikan tujuan organisasi.
2. Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah proses yang meliputi bagaimana strategi yang sudah dirumuskan pada saat tahap perencanaan digambarkan pada sebuah struktur organisasi yang tangguh, sesuai, dan lingkungan yang kondusif.
Pengorganisasian bisa memberikan kepastian bahwa pihak pihak yang berada dalam organisasi bisa bekerja bersama sama dengan efektif dan efisien.
3. Pengarahan
Pengarahan adalah tahap dimana program diimplementasikan supaya bisa dilakukan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam sebuah organisasi.

Pengarahan sebuah upaya dalam memotivasi pihak pihak tersebut agar bisa melaksanakan tanggung jawabnya dengan kesadaran penuh dan tingkat produktifitas yang sangat tinggi.
4 Pengendalian
Pengendalian adalah upaya untuk memastikan semua kegiatan yang dijalankan bisa berjalan dengan semestinya, sesuai dengan tahap dan target yang telah ditetapkan walaupun ada beberapa perubahan perubahan minor yang bisa terjadi didalam lingkungan yang dihadapi.
Jenis Jenis Manajemen
Umumnya, dalam sebuah perusahaan jenis jenis manajemen dibagi menjadi Empat (4), antara lain:
    Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)
    Manajemen Operasional
    Manajemen Pemasaran
    Manajemen Keuangan
Semoga tulisan pengertian manajemen ini bermanfaat untuk anda. BACA : BUDAYA KERJA JEPANG MERUPAKAN KESATUAN DALAM KELOMPOK
6:38 PM No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me


Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit consequat ipsum, nec sagittis sem nibh id elit. Duis sed odio sit amet nibh vulputate.

Follow Us

Labels

BING (31) GOOGLE (15) YAHOO (21) YANDEX (60)

recent posts

Blog Archive

  • ►  2018 (75)
    • ►  April (7)
    • ►  March (31)
    • ►  February (24)
    • ►  January (13)
  • ▼  2017 (44)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (9)
    • ►  July (25)
    • ▼  June (6)
      • BEKERJA SAMA DENGAN PARTNER
      • CARA NAIK GAJI DENGAN BEKAL KEYAKINAN
      • DELAPAN TANDA ANDA HARUS RESIGN SECEPATNYA DARI TE...
      • PENILAIAN CEWEK TERHADAP COWOK GANTENG
      • BUDAYA KERJA JEPANG MERUPAKAN KESATUAN DALAM KELOMPOK
      • PENGERTIAN MANAJEMEN MENURUT PARA AHLI
  • ►  2009 (2)
    • ►  February (2)
  • ►  2007 (6)
    • ►  November (3)
    • ►  October (3)

Popular Posts

Channels

BING (31) GOOGLE (15) YAHOO (21) YANDEX (60)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates